Gemuruh

1



Aneh..

Rasanya hari ini ada yang tidak beres.Gemeruh guntur tak hanya ku rasakan diluar sana tapi juga dalam hati ku. Aku tak tahu apa yang salah yang ku tahu hari ini sejak mata ku terbuka yang ku rasakan adalah kegundahan bahkan shalat yang ku kerja kan pun belum mampu untuk merdekan suara gemruh guntur dalam hati ku..

Grow Up With Nalar

0


Happy birthday, عيد ميلاد سعيد, gelukkige verjaardag, Otanjōbiomedetōgozaimasu, selamat ulangg tahun lembaga ku LPM Penalaran UNM.

Tanpa terasa ini adalah tahun ketiga ku di UNM tapi yang lebih menyenangkan dari tahun ketiga ku saat ini, yaitu ini adalah tahun ketiga ku menjadi anggota LPM Penalaran. Grow up with penalaran itulah aku.

Memutar kembali memori saat menjadi MABA menjadi anak penalaran bukanlah impianku bahkan aku baru mendaftar saat TM I telah dilaksanakan, mengikuti serangkaian tes ku lalui dengan setengah-setengah bahkan hingga tahap PMP aku sempat ingin mengundurkan diri karena tekanan tugas namun entah mengapa ada dorongan internal untuk bertahan dan mencoba hingga akhir.

13 maret 2011 merupakan hari dimana aku mendapatkan NRA. Mendpatkan NRA tidak serta merta membuat ku menjadi anggot yang axis aku sempat vakum. Namun sebuah kegiatan super up greading pada periode kak Wahyuddin MY ada sebuah sentilan yang begitu keras hingga akhirnya aku memilih untuk menjadi anggota aktif dan itu dimulai saat KBI IV di Kahayya.

Dua tahun lebih (kata kak ma’ruf) atau anggap sajalah tiga tahun aku berada di penalaran membuat ku menjadi lebih. Lebih tahu apa itu penelitian, lebih tahu apa itu organisasi, lebih tahu apa itu keluarga, lebih tahu apa itu memeberi dan menerima semua itu ku dapatkan di penalaran.

Saat ini 22 sepetember 2013 lembaga ku sedang merayakan hari kelahiran. Hari kelaharian lembaga yang melahirkan insan-insan luar biasa. Sore ini aku disadarkan oleh kak ma’ruf jika aku dan rekan-rekan ku yang lain telah “tua” di penalaran. Aku yang mendengarkan itu tertawa dan membalasnya dengan kalimat, “iya, tua mi tapi masa masih kita didapur gang”. Tapi lebih dari itu sore ini akau sadar jika aku tumbuh menjadi mahasiswa bersama penalaran sejak MABA hingga insya Allah menyandang gelar S.Psi yang segara ku dapatkan tahun depan (aminnnnnnn).

Penalaran betul-betul telah menemani perjalanku sebagai mahasiswa hingga kini, segala cerita telah ku temukan di lembaga ini. Selamat ulang tahun penalaran terima kasih telah menjadi tempat ku tumbuh sebagai mahasiswa dari yang masih unyu-unyu sampai menjadi kakak dengan dua adik. Selamat hari kelahiran semoga tetap menajdi lembaga yang mampu menghasilan kader-kader yang berkualitas di segala lini...



Lebaran, bawang dan mudik

2


Tanpa terasa ramadhan telah sampai pada penghujung. “Ritual-ritual” yang dilaksanakan pada bulan ramadhan sebentar lagi akan menjadi sebuah kenangan. Sahur ketika mata masih berat untuk terbuka, tadarus yang mengantikan bacaan novel dan sejenisnya, shalat tarwih yang membuat malam terasa panjang oleh ibadah sunah, petasan yang memeriah subuh dan malam ramadhan, serta balapan liar yang seolah motoGp pada musim panas.

Cerita Akhir Juni

0



Rabu 27 juni merupakan hari pertama menginjakkan kaki di lokasi KKN di desa Bontomangape tidak dapat menyurutkan semangatku untuk dapat bergabung dengan team leader Air Bening Manajemen atas panggilan Oppa Erwin untuk membantu out bond dari salah satu perusahaan semen ternama yang terletak di Kabupaten Pangkep. Rasanya enggan meminta izin untuk pulang dihari pertama dilokasi KKN apalagi aku memilki peran dalam struktur posko desa Bontomangape. Menunggu momen dan menyediakan momen yang tepat coba ku usahan untuk mendapatkan izin dari ibu Kordes, yup aku pun mendapatkannya saat kami masak bersama pertama kalinya. Sebenarnya aku berpikir izin apa yang akan ku gunakan agar dapat izin dihari pertama dilokasi KKN, entah insight yang datang dari mana tiba-tiba saat meminta izin dan Ibu kordes menanyakan alasan kepulanganku aku dengan spontan menjawab, “aku ada aplikasi mata kuliah di Pangkep”, mendengar alasan ku, Kordes pun menangguk dan mengizinkan untuk pulang bahkan hingga 3 hari.

Berawal Dari Mimpi

1


Dahlan iskan, Jusuf Kalla, Chaerul Tanjung, Wawan Kurniawan, Tismi Dipalaya adalah segelintir orang sukses yang ku ketahui membangun mimpi-mimpi mereka. Saat membaca tulisan-tulisan mereka nampak sangat sederhana layaknya karakter mereka dalam kehidupan nyata walaupun untuk Dahlan iskan, Jusuf Kalla, Chaerul Tanjung aku belum memiliki kesempatan untuk berdiskusi dengan mereka tapi melalui media massa dalam tindakannya maka aku bisa menarik kesimpulan jika mereka memang sosok sederhana, simpel, spontan layaknya tulisan mereka.