Gemuruh

1



Aneh..

Rasanya hari ini ada yang tidak beres.Gemeruh guntur tak hanya ku rasakan diluar sana tapi juga dalam hati ku. Aku tak tahu apa yang salah yang ku tahu hari ini sejak mata ku terbuka yang ku rasakan adalah kegundahan bahkan shalat yang ku kerja kan pun belum mampu untuk merdekan suara gemruh guntur dalam hati ku..

Entalah apa yang salah..,

Mencoba berdialog dengan tuhan pun untuk meredakan gemuruh hati ini tak dapat ku lakukan, entahlah aku merasa tuhan ingin aku untuk menyelesaikan ini sendiri ...

Gemeruh hati ku kian menjadi ketika aku hendak meninggalkan rumah dan meminta izin ke mama ku, dan entalah tatapan mata yang kudapatkan sama dengan tatapan mata terakhir dari etta ku 22 desember 2012 lalu bahkan eksperesi dan permintaannya pun sama saat aku akan meninggalkan rumah, “mau kemana..??jangan lama-lama nah”....

kamu tahu rasanya seperti apa..??

Rasanya seperti aku akan kehilangan apa yang berharga untuk ku tanpa aku bisa menjaganya dengan baik, saat berada di rumah peradaban pun aku merasakan kegelisahan yang luar biasa. Tak sanggup aku berlama-lama di rumah peradaban itu.Ku putuskan untuk segera pulang, namun dalam perjalanan menuju rumah image ku bermain dengan liar, ada apa sebenarnya ini tuhan..??

Sesaat tiba depan lorong rumah ku, kudapati depan rumah ku begitu gelap layaknya rumah yang penuh dengan tangis. Ku hirup udara dalam-dalam memasukkan motor ku ke pekarangan dan ku nyalakan lampu jalan. Tangan ku gemetar, sekali lagi aku mencoba berdialog dengan tuhan semoga ini bukan hal yang buruk tuhan. Dengan sisa keberanian ku, ku buka pintu rumah. Gelap, tapi begitu melegakan ketika ku angkat kepala ku dan menengadah keatas, di sana mama ku sedang melaksanakan shalat magrib.

Tuhan apa sebenarnya arti gemuruh hati yang ku rasakan hari ini, apa semua baik-baik saja ataukah ini sebuah pertanda dari mu..??

Aku tak dapat menemukan jawaban sejak tadi, lalu ku tuliskan apa yang terjadi hari ini. Entahlah apa ini namun sedkit demi sedkit gemuruh guntur itu telah hilang dengan melihat foto di kamar ku yang terjatuh dari tempat yang cukup tinggi dan bingkainya tidak pecah sama sekali hingga tulisan ini selesai ku buat maka gemruh itu pun telah hilang.

Semoga semua baik-baik saja, baik itu aku sendiri maupun mereka yang begitu berarti dalam kehidupan ku.

1 komentar:

Sriwidayani Syam mengatakan...

Keren Tulisannya kak... ^^

Posting Komentar